Kajian

Sebagai sebuah institut, Nagarjuna menyediakan kategori ini untuk publikasi kajian ilmiah populer seputar Buddhadharma.

Jalan Pembebasan Perumahtangga: Relasi sebagai Jalan

Jalan Pembebasan perumahtangga.
UKetika kemudian ia berjumpa dengan Buddhadharma, kisah Pangeran Siddharta terasa mengguncangnya: seolah ada pembenaran untuk dorongan lamanya meninggalkan dunia rumah tangga. Namun pada saat yang sama, muncul keraguan mendalam—keraguan yang bukan sekadar tentang memilih jalan, tetapi tentang bagaimana memahami dukkha, cinta, dan tanggung jawab dalam...

Bencana Aceh dan Sumatera: Lobha, Dosa, dan Moha (2/4)

Lobha Dosa Moha dalam bencana Aceh dan Sumatera.
Alih-alih melakukan moratorium dan evaluasi menyeluruh atas model pembangunan berbasis perambahan hutan, negara justru bersiap mereproduksi skema kerusakan ekologis yang sama di wilayah lain yang secara ekologis dan sosial jauh lebih rentan. Sikap ini menunjukkan ketidakpekaan struktural terhadap prinsip kesalingketergantungan serta mengungkap watak pembangunan...

Nagarjuna Pendiri Madhyamaka

Nagarjuna pendiri Madhyamaka memiliki Ikonografi dalam tradisi Buddhadharma Mahayana.
Nagarjuna pendiri Madhyamaka adalah salah satu pemikir paling berpengaruh dalam sejarah Buddhadharma, bahkan sering disebut sebagai “Buddha Kedua”. Ia tidak hanya mengubah arah filsafat Buddhis, tetapi juga membentuk cara manusia memahami realitas, kebenaran, dan hubungan antar makhluk hingga hari ini. Di tengah dunia modern...

Meninjau Ulang Niyama: Mengapa Kita Perlu Berhenti Menyebutnya “Hukum”

Meninjau Ulang Niyama: Panca Niyama adalah lima keteraturan dalam agama buddha
“Romo, eh Om… bagaimana caranya kita bisa hidup selaras dengan hukum tertib kosmis—              panca niyama—yang diajarkan Buddha?” Nada suaranya mantap, seperti seseorang yang yakin benar bahwa ia sedang menyentuh inti ajaran. Meninjau Ulang Niyama: Mengapa Kita Perlu Berhenti Menyebutnya “Hukum” Oleh...

Agama di China 1400–1900: Buddha, Tao, dan Islam

Kajian Susan Nauqin sebagai sejarawan mencatat agama di china kuno, khususnya mengenai lanskap keagamaan Beijing yang dulu bernama Peking dalam rentang 500 tahun dari 1400-1900.
Agama di China kuno diteliti oleh sejarawan Susan Naguin dan hasilnya telah dibukukan, mengungkap keberadaan agama Buddha, Tao, dan Islam. Bagaimana sebenarnya lanskap keagamaan di Tiongkok pada masa lampau? Apakah sejak dahulu Buddhisme, Taoisme, dan Konfusianisme berdiri sejajar sebagai agama dengan bentuk kelembagaan yang...

Galeri Kegiatan

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Peluncuran Institut Nagarjuna pada 2010

Launching Institut Nagarjuna