Wacana

Wacana

Wacana  terdiri dari berbagai kategori yaitu kajian, Opini, dan Warta.

International Buddhist Day: Jejaring Buddhadharma sebagai Soft Power

International Buddhist Day diselenggarakan di Jepang 2026. Ruang diplomasi Buddhadharma.
International Buddhist Day bukan sekadar perayaan keagamaan tahunan. Forum ini juga menjadi ruang artikulasi diplomasi kultural dalam konteks global, di mana negara-negara menampilkan nilai, identitas, dan pengaruhnya melalui jalur kultural. Kehadiran Indonesia dalam peringatan yang digelar di Hyogo, Jepang, mencerminkan partisipasi negara ini dalam...

Zen dan Nagarjuna: Dari Konsep Menuju Pengalaman Langsung

Zen dan Nagarjuna Dari Dekonstruksi ke Pengalaman Langsung
  Zen dan Nagarjuna memiliki pendekatan yang berbeda terhadap realitas, tetapi justru di sanalah keduanya bertemu—sebagai dua cara radikal untuk membongkar cara kita memahaminya. Di tengah dunia yang dipenuhi konsep, identitas, dan kegelisahan yang tak selalu disadari, pertanyaan ini menjadi mendesak: apakah kita perlu memahami...

Polemik Chattra Borobudur: Tanggapan Rencana Pemasangan

Polemik Chattra Borobudur: Tanggapan atas Rencana Pemasangan
Artikel berikut ini merupakan tanggapan atas Surat Pernyataan Sikap PERMABUDHI terkait Pemasangan Chattra Candi Borobudur. Polemik Chattra Borobudur sudah mengemuka sejak beberapa waktu yang lalu. Tanggapan atas Surat Sikap PERMABUDHI terkait Pemasangan Chattra Candi Borobudur I. Pendahuluan Beredarnya penjelasan atas surat ICOMOS kepada UNESCO menimbulkan respons dari...

Jika Hidupku Tinggal Sehari, Kita Masih Sibuk untuk Apa?

Jika Hidupku Tinggal Sehari adalah sebuah buku karya Dagpo Rinpoche.
Membaca buku Dagpo Rinpoche berjudul Jika Hidupku Tinggal Sehari (terjemahan dari Appreciating Life, Preparing for Death). Seharusnya tidak terasa nyaman, karena kecenderungan kita menghindari topik kematian. Buku ini bukan sekadar refleksi spiritual, melainkan sebuah gangguan—gangguan terhadap cara kita menjalani hidup yang terlalu yakin bahwa waktu...

Borobudur Bukan Tri Dhatu: Meluruskan Salah Kaprah Laten

Kajian para pakar menunjukkan Borobudur bukan tri dhatu sebagaimana dinarasikan selama ini.
Borobudur hampir selalu dijelaskan sebagai tiga tingkat alam: kamadhatu, rupadhatu, dan arupadhatu. Narasi ini begitu mapan, diulang dalam buku pelajaran, panduan wisata, hingga publikasi resmi, sehingga tampak seperti kebenaran yang tidak perlu dipertanyakan. Padahal berbagai kajian pakar menunjukkan bahwa Borobudur bukan Tri Dhatu atau...

Galeri Kegiatan

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Pembina Pengurus dan Pengawas IN pada saat Launching Institut Nagarjuna.

Launching Institut Nagarjuna