Sutra Prajnaparamita versi bahasa Inggris Lengkap pertama kali akan dibacakan di Vihara Sravasti Abbey, Washington, Amerika (Foto: Sravasti Abbey).

Sebuah momen bersejarah dalam dunia Buddhis akan berlangsung akhir Mei ini. Sravasti Abbey, sebuah biara Buddha di negara bagian Washington, Amerika Serikat, bersama lembaga penerjemahan 84000: Translating the Words of the Buddha, akan menggelar pembacaan perdana Sutra Prajnaparamita. Perfection of Wisdom in Eight Thousand Lines (Ashtasahasrika Prajnaparamita Sutra) secara utuh dalam bahasa Inggris.

Acara bertajuk “In the Presence of the Tathagata: A Monastic Resounding of The Perfection of Wisdom in Eight Thousand Lines” ini akan berlangsung pada 27–31 Mei 2026, bertepatan dengan perayaan Saka Dawa Duchen atau Waisak — hari suci yang memperingati kelahiran, penggugahan, dan wafatnya Buddha Gautama.

Sutra yang Berusia Lebih dari Dua Milenium

Perfection of Wisdom in Eight Thousand Lines adalah salah satu teks Buddhadharma Mahayana tertua dan paling dihormati di dunia. Selama lebih dari dua ribu tahun, sutra ini dipandang sebagai ungkapan paling ringkas sekaligus paling menyeluruh dari ajaran Buddha tentang Prajnaparamita. Sehingga disebut Sutra Prajnaparamita, yang menjelaskan tentang kebijaksanaan yang melampaui segala sesuatu, atau dalam tradisi Mahayana dikenal sebagai “pemutaran roda Dharma kedua.”

Sutra Prajnaparamita ini menjadi fondasi filosofi yang kelak melahirkan aliran-aliran besar  Agama Buddha di Asia. Jejaknya bahkan dapat ditemukan dalam warisan arsitektur Buddhadharma Jawa seperti Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Monumen Buddha terbesar yang reliefnya antara lain menggambarkan ajaran-ajaran kebijaksanaan dari tradisi Mahayana ini.

Kini, untuk pertama kalinya, Sutra Prajnaparamita tersebut hadir dalam terjemahan bahasa Inggris yang lengkap — dan akan didaras bersama-sama dalam acara ini.

Format Acara: Hybrid, Terbuka untuk Seluruh Dunia

Acara ini digelar dalam format hybrid — dapat diikuti secara langsung di Sravasti Abbey maupun disiarkan secara live streaming melalui YouTube, sehingga siapa pun di seluruh penjuru dunia dapat turut serta melafalkan teks yang akan ditampilkan dengan gulungan teks di layar (scrolling text).

Jadwal harian mencakup tiga sesi pembacaan bersama selama masing-masing dua jam:

  • Sesi 1: 09.00–11.00
  • Sesi 2: 14.00–16.00
  • Sesi 3: 18.00–20.00

Acara dibuka pada Rabu, 27 Mei pukul 18.00 dengan ceramah pengantar oleh Yang Mulia Thubten Chodron, pendiri dan kepala biara Sravasti Abbey, yang juga akan disiarkan langsung di YouTube. Seluruh rangkaian ditutup dengan sesi penutup dan dedikasi pada Minggu malam, 31 Mei.

Terbuka untuk Monastik dan Umat Awam

Acara ini terbuka bagi monastik maupun umat awam. Peserta yang hadir secara langsung diminta membawa tablet atau laptop untuk mengikuti teks digital, atau mencetak teks PDF yang akan disediakan sebelum acara berlangsung.

Seluruh program Dharma di Sravasti Abbey diselenggarakan secara gratis. Donasi dari peserta dipersilakan dan disambut dengan tangan terbuka.

Peserta yang menginap diminta tiba sebelum pukul 15.00 pada hari Rabu dan dapat meninggalkan lokasi pada Senin, 1 Juni. Terdapat formulir pendaftaran terpisah untuk peserta menginap dan peserta yang datang tanpa menginap.

Makna Pembacaan Sutra

Dalam teks sutra itu sendiri, Buddha Shakyamuni menegaskan arti penting pembacaan ini kepada Ananda:

“Selama Prajnaparamita ini beredar di antara makhluk-makhluk di dunia, Ananda, ketahuilah bahwa Tathagata masih hadir, bahwa Tathagata masih mengajarkan Dharma, dan bahwa makhluk-makhluk itu tidak pernah terpisah dari melihat Buddha, mendengar Dharma, atau berada dekat dengan Sangha…”

Pembacaan ini sekaligus menjadi bagian dari konsekrasi Aula Buddha baru (Buddha Hall) milik Sravasti Abbey.

Informasi lengkap dan pendaftaran tersedia di situs resmi Sravasti Abbey.

LEAVE A REPLY