Partisipasi Sadar dan Cerdas Pada Pemilu 2019.

Di tengah meningkatnya tantangan demokrasi seperti politik uang, politisasi SARA, ujaran kebencian, dan penyebaran hoaks, kehadiran literasi politik yang berlandaskan nilai-nilai etika menjadi semakin penting. Peneliti Institut Nagarjuna, Eko Nugroho Rahardjo diundang menjadi bagian dari Tim Peneliti Bawaslu RI. Guna menyusun Serial Buku Pengawasan Partisipatif dari komunitas agama-agama di Indonesia. Tema sentral buku untuk Agama Buddha yang dipilih Nugroho adalah Partisipasi Sadar dan Cerdas dalam Pemilu 2019.

Partisipasi Sadar dan Cerdas

Buku Partisipasi dalam Pemilu Secara Sadar dan Cerdas: Panduan Berdemokrasi dan Berpolitik yang Selaras dengan Buddhadharma hadir sebagai salah satu upaya untuk menghadirkan perspektif Buddhadharma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Buku disusun dalam rangka Serial Buku Pengawasan Partisipatif Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia disingkat Bawaslu RI, buku ini membahas bagaimana nilai-nilai Dharma dapat menjadi landasan moral dalam praktik demokrasi, mulai dari pentingnya musyawarah, akuntabilitas kepemimpinan, penolakan terhadap politik uang, hingga penguatan toleransi dan partisipasi politik masyarakat Buddhis.

Buku ini juga menarik karena tidak sekadar membahas politik dalam pengertian praktis, tetapi mencoba mempertemukan nilai-nilai universal Buddhadharma dengan cita-cita Demokrasi Pancasila. Di dalamnya dibahas bagaimana konsep seperti dhammacakka (roda kebenaran), musyawarah Sangha, hingga gagasan kesejahteraan sosial dalam Buddhadharma dapat menjadi inspirasi etis bagi kehidupan demokrasi modern.

Selain mengulas konteks Indonesia, buku ini turut menyinggung dinamika politik di sejumlah negara yang dipengaruhi perkembangan agama Buddha seperti Thailand, Nepal, Sri Lanka, Bhutan, dan Tibet. Dengan pendekatan ilmiah populer, buku ini dapat dibaca oleh kalangan umum, aktivis Buddhis, pandita, mahasiswa, hingga siapa saja yang tertarik pada relasi antara Buddhadharma, demokrasi, dan kehidupan kebangsaan.

Sebagai bagian dari upaya membangun demokrasi yang sadar, damai, dan berkeadaban, buku ini relevan dibaca tidak hanya menjelang Pemilu, tetapi juga sebagai refleksi mengenai bagaimana nilai-nilai moral dapat tetap hadir dalam ruang publik dan politik kebangsaan Indonesia. Parsipasi sadar dan cerdas umat Buddha pada Pemilu akan turut menentukan kualitas pemilu dan kematangan demokrasi di Indonesia.

Untuk partisipasi sadar dan cerdas, silakan unduh bukunya di bawah ini.

Unduh PDF

LEAVE A REPLY