Kajian

Kajian

Sebagai sebuah institut, Nagarjuna menyediakan kategori ini untuk publikasi kajian ilmiah populer seputar Buddhadharma.

Soft Power Buddhis dalam Diplomasi Asia Modern

Soft power Buddhis: Antara India dan Tiongkok.
Dalam satu dekade terakhir, kita menyaksikan kebangkitan diplomasi keagamaan di Asia yang semakin terang-terangan menampilkan diri di panggung geopolitik. Di baliknya, terdapat dinamika yang menarik. Tiongkok dan India, dua negeri yang sama-sama memiliki hubungan panjang dengan Buddhadharma. Kini terlibat dalam apa yang oleh Jack...

Apa itu Sunyata: Konsep Kekosongan dalam Agama Buddha

Apa itu sunyata? Filsafat Kekosongan dalam Agama Buddha.
Apa Itu Sunyata? Sunyata adalah konsep dalam Buddhisme yang menyatakan bahwa semua fenomena tidak memiliki keberadaan mandiri, melainkan muncul karena sebab dan kondisi (Cheng, 1982). Bagian ini akan menjawab pertanyaan apa itu sunyata. Makna Kekosongan Sunyata bukan berarti: tidak ada nihilisme Melainkan: tidak ada sesuatu yang berdiri sendiri Contoh Sederhana Sebuah...

Filsuf Buddhis Nagarjuna dan Pengaruhnya

Siapa filsuf Buddhis Nagarjuna dan bagaimana pengaruhnya?
Siapa Nagarjuna? Filsuf Buddhis Nagarjuna hidup pada abad ke-2 Masehi. Ia adalah pendiri aliran Madhyamaka, salah satu tradisi paling berpengaruh dalam Buddhadharma (Buddhism) Mahayana. Ia dikenal karena pemikirannya yang radikal dalam membongkar asumsi tentang realitas, terutama melalui konsep sunyata atau kekosongan (Garfield, 1995). Dalam sejarah Buddhadharma,...

Nagarjuna Pendiri Madhyamaka

Nagarjuna pendiri Madhyamaka memiliki Ikonografi dalam tradisi Buddhadharma Mahayana.
Nagarjuna pendiri Madhyamaka adalah salah satu pemikir paling berpengaruh dalam sejarah Buddhadharma, bahkan sering disebut sebagai “Buddha Kedua”. Ia tidak hanya mengubah arah filsafat Buddhis, tetapi juga membentuk cara manusia memahami realitas, kebenaran, dan hubungan antar makhluk hingga hari ini. Di tengah dunia modern...

Nagarjuna, Madhyamaka, dan Sunyata: Fondasi Rasional Buddhadharma

Ikonografi Nagarjuna dalam tradisi Buddhadharma Mahayana. Nagarjuna dan Madhyamaka.
Pengantar Nagarjuna adalah filsuf Buddhis abad ke-2 Masehi yang merumuskan Madhyamaka (Jalan Tengah), sebuah sistem pemikiran yang menegaskan bahwa semua fenomena bersifat sunyata—yakni kosong dari keberadaan yang berdiri sendiri. Namun, penting ditegaskan bahwa sunyata bukanlah “pandangan tentang realitas”, melainkan kritik terhadap semua pandangan tentang realitas...

Galeri Kegiatan

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Pembina Pengurus dan Pengawas IN pada saat Launching Institut Nagarjuna.

Launching Institut Nagarjuna