Kajian

Kajian

Sebagai sebuah institut, Nagarjuna menyediakan kategori ini untuk publikasi kajian ilmiah populer seputar Buddhadharma.

Fenomena Pemujaan Brahma Empat Muka (2/2)

Brahma Empat Wajah populer juga disebut Buddha Empat Wajah di Asia Tenggara. Khususnya oleh masyarakat Tionghoa yang menyebutnya Sie Mien Fo.
Pemujaan terhadap sosok Brahmā Empat Muka di berbagai wilayah Asia Tenggara dalam esensinya sering dimaknai sebagai penghormatan terhadap kewaskitaan (prajna) dari segala arah dan empat kebajikan yang tak terukur (brahmavihara). Namun, ketika maknanya bergeser menjadi ritual permohonan rezeki, jodoh, atau keberuntungan, ia terjatuh menjadi...

Pemujaan Brahma Empat Muka di Asia Tenggara (1/2)

Buddha empat muka adalah istilah umum yang memerluka tinjauan kritis secara Buddha Dharma.
Jejak penghormatan terhadap Brahmā di Nusantara sesungguhnya jauh lebih tua. Dalam prasasti dan relief berbagai candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Brahmā ditampilkan sebagai bagian dari Trimūrti bersama Śiwa dan Viṣṇu. Dalam konteks Buddhadharma masa lalu—terutama dalam tradisi sinkretis Śiwa-Buddha—penghormatan terhadap simbolisasi ini tidak dimaksudkan untuk...

Gayatri Rajapatni: Mastermind Politik di Balik Kejayaan Majapahit

Gayatri Rajapatni distanakan sebagai Prajna Paramitha
Di balik puncak kejayaan Majapahit yang sering dikaitkan dengan nama Hayam Wuruk dan Gajah Mada, berdiri sosok yang tak kalah penting namun bekerja dalam senyap—Gayatri Rajapatni. Ia bukan hanya seorang putri raja, nenek dari Hayam Wuruk, tapi perempuan inilah sosok mastermind politik Majapahit. Melalui...

Childfree sebagai Jalan Welas Asih: Refleksi Humanis (2/2)

Fenomena childfree melanda dunia. Semakin banyak pasangan dengan sadar memilih tidak memiliki keturunan. Refleksi berikut mengupasnya dari perspektif childfree sebagai jalan kewelasasihan.
Childfree sebagai Jalan Welas Asih: Refleksi Humanis (2/2) Sebuah Upadesa tentang Samvara, Naiskramya, dan Nihsarana dalam Perenungan Etis atas Kelahiran Oleh Eko Nugroho R* Jika di tingkat pribadi dorongan memiliki anak sering berakar pada ego. Maka di tingkat sosial dorongan kolektif untuk terus mereproduksi tanpa pertimbangan etis telah...

Childfree sebagai Jalan Welas Asih: Refleksi Humanis (1/2)

Fenomena childfree melanda dunia. Semakin banyak pasangan dengan sadar memilih tidak memiliki keturunan. Refleksi berikut mengupasnya dari perspektif kewelasasihan.
Childfree sebagai Jalan Welas Asih: Refleksi Humanis (1/2) Sebuah Upadesa tentang Saṁvara, Naiskramya, dan Niḥsaraṇa dalam Perenungan Etis atas Kelahiran Oleh Eko Nugroho R* Pendahuluan Di tengah derasnya arus budaya yang menempatkan kelahiran sebagai tanda keberhasilan hidup. Istilah childfree atau memilih untuk tidak memiliki anak, sering disalahpahami sebagai penolakan...

Galeri Kegiatan

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Pembina Pengurus dan Pengawas IN pada saat Launching Institut Nagarjuna.

Launching Institut Nagarjuna