Kajian

Sebagai sebuah institut, Nagarjuna menyediakan kategori ini untuk publikasi kajian ilmiah populer seputar Buddhadharma.

Buddhadharma Korea Utara: Agama di Bawah Kontrol Negara (1)

Posisi agama di bawah kontrol negara dibahas Levi dan Husarski untuk kasus Buddhadharma Korea Utara.
Di Korea Utara, agama sering dianggap tidak ada. Negara ini dikenal sebagai salah satu yang paling ketat mengontrol kehidupan warganya, termasuk urusan keyakinan. Namun, benarkah Buddhadharma Korea Utara benar-benar hilang? Atau justru ia tetap hidup—meski dalam bentuk yang berbeda? Pertanyaan ini menjadi menarik ketika kita...

Dana Tanpa Pamrih, Dari Pahala Menuju Mahakaruṇa

Berdana sesungguhnya adalah praktik melepas bukan sekedar urusan pahala. Dana tanpa pamrih adalah praktik yang dianjurkan Buddha.
Tulisan ini berangkat dari sebuah perenungan yang perlahan mengendap setelah mengamati fenomena pengajaran dana di tengah umat. Di banyak kesempatan, ajakan untuk berdana tentu disampaikan dengan niat baik, bahkan sering dimaksudkan untuk menumbuhkan kebajikan dan sraddha pada karma dan karma-phala. Dengan kata...

Dona dan Bahiya: Menyusuri Arus Batin Menuju Nihsaraṇa

Dona dan Bahiya Sutta Arus Batin
Dona dan Bahiya muncul dalam Sutta sebagai dua tokoh yang berbeda. Pada waktu dan situasi yang juga sama sekali berbeda. Namun pengalaman batin mereka saling terkait. Yang satu berhadapan dengan hasil batin yang telah bebas dari kelesah. Sedangkan yang lain mengajak kita menggugah kesadaran...

Agama di China 1400–1900: Buddha, Tao, dan Islam

Kajian Susan Nauqin sebagai sejarawan mencatat agama di china kuno, khususnya mengenai lanskap keagamaan Beijing yang dulu bernama Peking dalam rentang 500 tahun dari 1400-1900.
Agama di China kuno diteliti oleh sejarawan Susan Naguin dan hasilnya telah dibukukan, mengungkap keberadaan agama Buddha, Tao, dan Islam. Bagaimana sebenarnya lanskap keagamaan di Tiongkok pada masa lampau? Apakah sejak dahulu Buddhisme, Taoisme, dan Konfusianisme berdiri sejajar sebagai agama dengan bentuk kelembagaan yang...

Menuju Kesadaran Ekologis Baru: Bencana Aceh-Sumatra (4/4)

Menuju kesadaran ekologis baru bencana aceh dan sumatra.
Ketika dunia diperlakukan bukan sebagai objek eksploitasi, melainkan sebagai komunitas hidup yang saling mengondisikan, maka manusia tidak hanya menyelamatkan alam, tetapi juga memulihkan martabatnya sendiri. Di titik inilah Buddhadharma dan falsafah Jawa bertemu sebagai suara etis yang mendesak: mengingatkan bahwa keselamatan manusia dan keselamatan...

Galeri Kegiatan

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Peluncuran Institut Nagarjuna pada 2010

Launching Institut Nagarjuna