Opini

Kategori ini disediakan untuk para penulis baik yang berasal dari Institut Nagarjuna maupun pihak luar. Untuk dapat mempublikasikan opininya seputar agama Buddha.

Semoga Semua Makhluk Bahagia: Kok Doanya Gitu?

Semoga semua makhluk bahagia adalah doa yang kerap diucapkan umat Buddha
Dalam hampir setiap doa atau puja bakti serta di akhir sesi meditasi umat Buddha, ada satu kalimat yang berulang: Semoga semua makhluk bahagia. Ungkapan sederhana ini terdengar lembut, tetapi landasan filosofisnya sangat dalam. Ia lahir dari inti ajaran Buddha yang menggabungkan kesadaran akan dukkha...

Kwan Im Teng: Adaptasi hingga soal KTP di Era Orde Baru

Kwan Im Teng tempat ibadha umat Buddha tertua di Batavia berdiri 1650
Kwan Im Teng merupakan nama-nama tempat ibadah tertua orang Tionghoa yang beragama Buddha. Alasannya, karena dari dulu umat Buddha Tiongkok, Tibet dan negara Asia Timur lainnya sama-sama memuliakan Avalokitesvara (Sansekerta).  Arti dari Avalokitesvara adalah ia yang mengamati dan mendengar suara penderitaan dunia. Diterjemahkan Guan...

Agama Zheng He (Cheng Ho) Berdasarkan Bukti Primer

Di Indonesia pertanyaan mengenai apa agama Zheng He masih dibahas.
Agama Zheng He (Cheng Ho) masih menjadi tanda tanya bagi sebagian orang di Indonesia. Antara Islam atau Buddha. Namun berdasarkan bukti primer berupa teks yang ditulis langsung oleh Zheng He. Ia menunjukkan identitas sebagai penganut Agama Buddha dengan nama dharma Fu Jixiang. Narasi Populer di...

Renungan Hari Pahlawan 2025: Kepahlawanan dan Bodhisatwa

Bodhisattva adalah calon Buddha, yang rela berkorban demi kebahagiaan makhluk lain. Semangat Bodhisattva inilah yang menjadi inti renungan hari pahlawan 2025.
Setiap 10 November, bangsa Indonesia mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan. Namun peringatan ini seharusnya tidak berhenti pada nostalgia sejarah. Ia adalah ajakan untuk menimbang kembali arti kepahlawanan di tengah dunia yang berubah. Ketika musuh tak lagi datang membawa senjata,...

Orang Buta dan Gajah: Buddhadharma di Amerika

Perumpamaan orang buta dan gajah adalah perumpamaan klasik Buddhis.
Untuk memahami perkembangan Buddhadharma di Amerika Serikat menurut Feuerhed (2018), dapat digunakan metafora klasik dari teks Buddhis kuno. Yakni ibarat orang buta dan gajah, tentang sekumpulan orang buta yang diminta mendeskripsikan seekor gajah. Salah seorang yang memegang ekornya menyebut gajah seperti tali. Sementara yang...

Galeri Kegiatan

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Peluncuran Institut Nagarjuna pada 2010

Launching Institut Nagarjuna