Opini

Kategori ini disediakan untuk para penulis baik yang berasal dari Institut Nagarjuna maupun pihak luar. Untuk dapat mempublikasikan opininya seputar agama Buddha.

Doa Makan Singkat Umat Buddha

doa makan singkat umat buddha bisa terima kasih atau rahayu yang setara itadakimasu
Dalam tradisi Buddhis, makan bukan sekadar memuaskan rasa lapar. Ia adalah momen penuh kesadaran—sebuah kesempatan untuk berterima kasih, merenungkan asal-usul makanan, serta menumbuhkan welas asih bagi semua makhluk. Menariknya, dari biara-biara Theravada di Asia Tenggara hingga dapur keluarga di Nusantara, doa makan dalam Buddhisme...

Polemik Chattra Borobudur: Tanggapan Rencana Pemasangan

Polemik Chattra Borobudur: Tanggapan atas Rencana Pemasangan
Artikel berikut ini merupakan tanggapan atas Surat Pernyataan Sikap PERMABUDHI terkait Pemasangan Chattra Borobudur. Polemik Chattra Borobudur sudah mengemuka sejak beberapa waktu yang lalu. Tanggapan atas Surat Sikap PERMABUDHI terkait Pemasangan Chattra Candi Borobudur I. Pendahuluan Beredarnya penjelasan atas surat ICOMOS kepada UNESCO menimbulkan respons dari PERMABUDHI...

Cho Su Kong: Jejak Biksu dari Anxi

Cho Su Kong adalah seorang bhiksu Buddha Mahayana yang berasal dari Anxi
Di kalangan Hokkien dan diaspora Tionghoa di Asia Tenggara, nama Cho Su Kong atau Qingshui Zushi begitu akrab. Patungnya berwajah gelap, duduk tegak dalam jubah bhiksu Mahayana. Wajah gelapnya memancarkan wibawa sekaligus welas asih. Namun di balik segala penghormatan oleh komunitas Tionghoa, hanya sebagian...

Biksu Enku: Spiritualitas Pengembara dalam Sepotong Kayu

Dunia Enku: spiritualitas pengembara dalam sepotong kayu
Dulu di era Jepang abad ke-17.  Ada sosok biksu pengembara yang tak hanya membawa ajaran spiritual, tetapi juga menjadikan kayu sebagai medium doa dan harapan. Dia adalah Biksu Enku, seorang biksu, pemahat, dan pengembara. Beliau dikenal lewat karya-karyanya: patung-patung Buddha kayu yang menyimpan jiwa. Siapa...

Orang Buta dan Gajah: Buddhadharma di Amerika

Perumpamaan gajah dan orang buta adalah perumpamaan klasik Buddhis
Untuk memahami perkembangan Buddhadharma di Amerika Serikat menurut Feuerhed (2018), dapat digunakan metafora klasik dari teks Buddhis kuno. Yakni ibarat orang buta dan gajah, tentang sekumpulan orang buta yang diminta mendeskripsikan seekor gajah. Salah seorang yang memegang ekornya menyebut gajah seperti tali. Sementara yang...

Galeri Kegiatan

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Pembina Pengurus dan Pengawas IN pada saat Launching Institut Nagarjuna.

Launching Institut Nagarjuna