Bhiksuni Jeong Kwan: Menghidangkan Dharma Lewat Masakan
SaDi tengah hiruk-pikuk dunia modern yang serba cepat. Seorang bhiksuni Korea Selatan membuktikan bahwa Dharma dapat disampaikan bukan hanya melalui khotbah atau kitab suci. Tetapi melalui sesuatu yang sangat manusiawi yaitu makanan. Bhiksuni Jeong Kwan, tinggal di Wihara Baekyangsa. Sekira 270 kilometer dari ibukota...
Cho Su Kong: Jejak Bhiksu dari Anxi
Di kalangan Hokkien dan diaspora Tionghoa di Asia Tenggara, nama Cho Su Kong atau Qingshui Zushi begitu akrab. Patungnya berwajah gelap, duduk tegak dalam jubah bhiksu Mahayana. Wajah gelapnya memancarkan wibawa sekaligus welas asih. Namun di balik segala penghormatan oleh komunitas Tionghoa, hanya sebagian...
Soft Power Buddhis dalam Diplomasi Asia Modern
Dalam satu dekade terakhir, kita menyaksikan kebangkitan diplomasi keagamaan di Asia yang semakin terang-terangan menampilkan diri di panggung geopolitik. Di baliknya, terdapat dinamika yang menarik. Tiongkok dan India, dua negeri yang sama-sama memiliki hubungan panjang dengan Buddhadharma. Kini terlibat dalam apa yang oleh Jack...
Suksesi Pengurus Institut Nagarjuna
Pengurus Institut Nagarjuna periode sebelumnya, pada November 2025 telah purna tugas. Ketua Pengurus IN, Isyanto dan jajaran mengakhiri masa kepengurusannya selama 2 periode. Hal ini dilakukan dengan mengadakan Rapat Pleno Lengkap. Rapat dihadiri Pembina, Pengurus, dan Pengawasan yayasan, dengan materi mengenai laporan pertanggungjawaban dan...
Apa itu Sunyata: Konsep Kekosongan dalam Agama Buddha
Apa Itu Sunyata?
Sunyata adalah konsep dalam Buddhisme yang menyatakan bahwa semua fenomena tidak memiliki keberadaan mandiri, melainkan muncul karena sebab dan kondisi (Cheng, 1982). Bagian ini akan menjawab pertanyaan apa itu sunyata.
Makna Kekosongan
Sunyata bukan berarti:
tidak ada
nihilisme
Melainkan:
tidak ada sesuatu yang berdiri sendiri
Contoh Sederhana
Sebuah...
Kajian & Opini
Warta
Galeri Kegiatan
Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1
Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...




















