Kajian

Kajian

Sebagai sebuah institut, Nagarjuna menyediakan kategori ini untuk publikasi kajian ilmiah populer seputar Buddhadharma.

Childfree sebagai Jalan Welas Asih: Refleksi Humanis (2/2)

Fenomena childfree melanda dunia. Semakin banyak pasangan dengan sadar memilih tidak memiliki keturunan. Refleksi berikut mengupasnya dari perspektif childfree sebagai jalan kewelasasihan.
Childfree sebagai Jalan Welas Asih: Refleksi Humanis (2/2) Sebuah Upadesa tentang Samvara, Naiskramya, dan Nihsarana dalam Perenungan Etis atas Kelahiran Oleh Eko Nugroho R* Jika di tingkat pribadi dorongan memiliki anak sering berakar pada ego. Maka di tingkat sosial dorongan kolektif untuk terus mereproduksi tanpa pertimbangan etis telah...

Childfree sebagai Jalan Welas Asih: Refleksi Humanis (1/2)

Fenomena childfree melanda dunia. Semakin banyak pasangan dengan sadar memilih tidak memiliki keturunan. Refleksi berikut mengupasnya dari perspektif kewelasasihan.
Childfree sebagai Jalan Welas Asih: Refleksi Humanis (1/2) Sebuah Upadesa tentang Saṁvara, Naiskramya, dan Niḥsaraṇa dalam Perenungan Etis atas Kelahiran Oleh Eko Nugroho R* Pendahuluan Di tengah derasnya arus budaya yang menempatkan kelahiran sebagai tanda keberhasilan hidup. Istilah childfree atau memilih untuk tidak memiliki anak, sering disalahpahami sebagai penolakan...

Soft Power Buddhis dalam Diplomasi Asia Modern

Soft power Buddhis: Antara India dan Tiongkok.
Dalam satu dekade terakhir, kita menyaksikan kebangkitan diplomasi keagamaan di Asia yang semakin terang-terangan menampilkan diri di panggung geopolitik. Di baliknya, terdapat dinamika yang menarik. Tiongkok dan India, dua negeri yang sama-sama memiliki hubungan panjang dengan Buddhadharma. Kini terlibat dalam apa yang oleh Jack...

Nagarjuna: Filsuf Buddhis Terbesar Pendiri Madhyamaka

Ikonografi Nagarjuna dalam tradisi Buddhadharma Mahayana. Nagarjuna dan Madhyamaka.
Nagarjuna adalah salah satu pemikir paling berpengaruh dalam sejarah Buddhadharma, bahkan sering disebut sebagai “Buddha Kedua”. Ia tidak hanya mengubah arah filsafat Buddhis, tetapi juga membentuk cara manusia memahami realitas, kebenaran, dan hubungan antar makhluk hingga hari ini. Di tengah dunia modern yang penuh...

Nagarjuna dan Madhyamaka: Analisis Sunyata dan Dua Kebenaran

Ikonografi Nagarjuna dalam tradisi Buddhadharma Mahayana. Nagarjuna dan Madhyamaka.
Pendahuluan Nagarjuna merupakan tokoh sentral dalam filsafat Buddhis Mahayana yang melalui aliran Madhyamaka mengembangkan kerangka pemikiran berbasis Sunyata (kekosongan) dan doktrin dua kebenaran sebagai fondasi pemahaman realitas. Dalam tradisi Buddhis, Nagarjuna sering disebut sebagai “Buddha Kedua” karena kontribusinya yang bersifat transformatif. Ia tidak hanya menafsirkan ajaran...

Galeri Terbaru

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Pembina Pengurus dan Pengawas IN pada saat Launching Institut Nagarjuna.

Launching Institut Nagarjuna