Kajian

Kajian

Sebagai sebuah institut, Nagarjuna menyediakan kategori ini untuk publikasi kajian ilmiah populer seputar Buddhadharma.

Master Xu Yun dan Buddhadharma di Tiongkok Modern

Master Xu Yun adalah salah seorang tokoh Buddhis di masa Tiongkok awal.
Di tengah perubahan besar Tiongkok—dari runtuhnya kekaisaran hingga lahirnya negara modern—Buddhadharma turut bergerak dinamis. Justru dalam masa yang penuh gejolak itu, muncul seorang tokoh yang menjaga dharma di era yang baru. Master Xu Yun (1840–1959), seorang biksu Chan yang dikenal dengan nama “Awan Kosong”. Nama...

Buddhadharma Korea Utara: Agama di Bawah Kontrol Negara (1)

Posisi agama di bawah kontrol negara dibahas Levi dan Husarski untuk kasus Buddhadharma Korea Utara.
Di Korea Utara, agama sering dianggap tidak ada. Negara ini dikenal sebagai salah satu yang paling ketat mengontrol kehidupan warganya, termasuk urusan keyakinan. Namun, benarkah Buddhadharma Korea Utara benar-benar hilang? Atau justru ia tetap hidup—meski dalam bentuk yang berbeda? Pertanyaan ini menjadi menarik ketika kita...

Dana Tanpa Pamrih, Dari Pahala Menuju Mahakaruṇa

Berdana sesungguhnya adalah praktik melepas bukan sekedar urusan pahala. Dana tanpa pamrih adalah praktik yang dianjurkan Buddha.
Tulisan ini berangkat dari sebuah perenungan yang perlahan mengendap setelah mengamati fenomena pengajaran dana di tengah umat. Di banyak kesempatan, ajakan untuk berdana tentu disampaikan dengan niat baik, bahkan sering dimaksudkan untuk menumbuhkan kebajikan dan sraddha pada karma dan karma-phala. Dengan kata...

Dona dan Bahiya: Menyusuri Arus Batin Menuju Nihsaraṇa

Dona dan Bahiya Sutta Arus Batin
Dona dan Bahiya: Menyusuri Arus Batin Menuju Nihsaraṇa Oleh Eko N.R. Ada saat-saat dalam hidup ketika batin terasa seperti air yang keruh. Berputar tanpa henti, terseret oleh rasa tidak berkecukupan, penolakan, dan kebingungan. Pada titik itu, pertanyaan yang muncul bukan lagi sekadar “Siapa aku?”. Atau “Mengapa ini terjadi?” tetapi...

Agama di China 1400–1900: Buddha, Tao, dan Islam

Kajian Susan Nauqin sebagai sejarawan mencatat agama di china kuno, khususnya mengenai lanskap keagamaan Beijing yang dulu bernama Peking dalam rentang 500 tahun dari 1400-1900.
Agama di China kuno diteliti oleh sejarawan Susan Naguin dan hasilnya telah dibukukan, mengungkap keberadaan agama Buddha, Tao, dan Islam. Bagaimana sebenarnya lanskap keagamaan di Tiongkok pada masa lampau? Apakah sejak dahulu Buddhisme, Taoisme, dan Konfusianisme berdiri sejajar sebagai agama dengan bentuk kelembagaan yang...

Galeri Terbaru

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Pembina Pengurus dan Pengawas IN pada saat Launching Institut Nagarjuna.

Launching Institut Nagarjuna