Dana Dharma

Institut Nagarjuna sebagai lembaga kajian dan pengembangan komunitas Buddhis Indonesia. Membuka kesempatan kepada semua pihak yang peduli dan memiliki keinginan untuk mendukung terlaksananya kegiatan-kegiatan Institut Nagarjuna. Seluruh kegiatan IN, mencerminkan apa yang disebut Buddha dalam Tri Pitaka Pali, bab Atthakata dan Tika. Danam Dhamma Danam Jinati yang diterjemahkan dari semua dana, dana dhamma lah yang tertinggi. Dana Dharma adalah salah satu jenis dana yang dijelaskan Buddha. Yakni berdana kebenaran, pengetahuan, dan mendukung penyebaran dharma, kebenaran dan pengetahuan itu.

Dana dharma anda dapat dikirim melalui rekening pada:

Bank Central Asia KCP Abdul Muis

Nomor 6550298633.

Pengurus Institut Nagarjuna berkomitmen untuk menggunakan seluruh dana dari pada donatur dengan bertanggung jawab, transparan dan akuntabel. Untuk melaksanakan seluruh program kerja IN.

Dana yang sesungguhnya adalah gerak batin untuk memberi. Bukan sekadar memindahkan benda dari tangan kita ke tangan orang lain, tetapi melatih kerelaan untuk melepaskan—bahkan hingga tubuh, kekayaan, dan akar kebajikan kita sendiri. Dalam ajaran Buddha, praktik dana dibagi menjadi tiga jenis utama:

1. Memberikan Benda Materi

Ini adalah bentuk dana yang paling umum: berbagi harta, makanan, pakaian, atau apa pun yang kita miliki. Namun maknanya lebih dalam dari sekadar memberi barang. Intinya adalah melatih kerelaan.

Ketika batin benar-benar rela, bahkan nyawa pun dapat dipersembahkan demi kebajikan—seperti kisah kelinci dalam cerita Jataka yang melompat ke api demi menolong orang lain. Selama kita belum sampai pada tingkat itu, kita terus berlatih dari hal-hal sederhana: memberi sesuai kemampuan.

Setiap kali berdana materi, bangkitkan aspirasi dalam batin: Semoga suatu hari saya mampu memberi tanpa batas, hingga mencapai Nibbana.

2. Berdana Kebebasan dari Rasa Takut

Dana ini berarti menolong makhluk lain terbebas dari bahaya dan ketakutan. Misalnya menyelamatkan orang dari ancaman tenggelam, membantu mereka yang dalam kesulitan, atau melepaskan hewan dari penderitaan.

Praktik ini tidak harus menunggu kesempatan besar. Bahkan menyelamatkan serangga yang hampir tenggelam atau memindahkan makhluk kecil agar tidak terinjak pun termasuk membebaskan dari rasa takut. Terkadang, yang dibutuhkan hanya kesadaran dan uluran tangan kita.

3. Mendukung Perputaran Roda Dharma

Berdana Dharma atau kebenaran adalah bentuk dana yang paling luhur. Ini mencakup mengajarkan, menjelaskan, atau membagikan ajaran Buddha dengan niat tulus kepada mereka yang ingin mendengarkan.

Namun Dana Dharma tidak selalu berarti berceramah. Mengajak teman ke vihara, berbagi nasihat yang sesuai Dhamma. Mendukun penyebaran ajaran juga termasuk Dana Dharma.

Mengapa disebut tertinggi? Karena dana materi dan perlindungan memberi manfaat sementara, sedangkan Dana Dharma dapat membimbing seseorang keluar dari samsara menuju Nibbana. Menuju pembebasan sejati.

Salah satu cara sederhana melakukannya adalah berdana untuk semua aktivitas terkait penyebaran dharma. Termasuk aktivitas atau program kerja berbagai organisasi agama Buddha. Penerbitan buku atau jurnal ilmiah misalnya. Keberadaan terbitan tersebut Jika dibaca banyak orang dan membangkitkan kebijaksanaan dalam batin mereka, maka kebajikan itu terus mengalir selama ajaran tersebut dipelajari dan dipraktikkan.

Pada akhirnya, dana adalah latihan melepaskan. Semakin kita memberi dengan tulus, semakin ringan batin kita. Dan dari batin yang ringan itulah jalan menuju kebebasan terbuka.