Opini

Kategori ini disediakan untuk para penulis baik yang berasal dari Institut Nagarjuna maupun pihak luar. Untuk dapat mempublikasikan opininya seputar agama Buddha.

Agama Buddha dan Jalan Pembebasan

Agama Buddha dan Jalan Pembebasan
Agama Buddha kerap dipahami sebagai jalan pembebasan bagi individu dari ketidakpastian atau dunia yang penuh turbulensi (dukkha). Ibarat roda kereta yang tidak terpasang pada porosnya, demikianlah realitas hidup yang harus kita hadapi. Namun jika hanya berfokus hanya pada individu, tentu hal tersebut mengabaikan konsep...

Biksu Enku: Spiritualitas Pengembara dalam Sepotong Kayu

Dunia Enku: spiritualitas pengembara dalam sepotong kayu
Dulu di era Jepang abad ke-17.  Ada sosok biksu pengembara yang tak hanya membawa ajaran spiritual, tetapi juga menjadikan kayu sebagai medium doa dan harapan. Dia adalah Biksu Enku, seorang biksu, pemahat, dan pengembara. Beliau dikenal lewat karya-karyanya: patung-patung Buddha kayu yang menyimpan jiwa. Siapa...

Doa Makan Singkat Umat Buddha

doa makan singkat umat buddha bisa terima kasih atau rahayu yang setara itadakimasu
Dalam tradisi Buddhis, makan bukan sekadar memuaskan rasa lapar. Ia adalah momen penuh kesadaran—sebuah kesempatan untuk berterima kasih, merenungkan asal-usul makanan, serta menumbuhkan welas asih bagi semua makhluk. Menariknya, dari biara-biara Theravada di Asia Tenggara hingga dapur keluarga di Nusantara, doa makan dalam Buddhisme...

Berbahagialah Semua Makhluk: Kok Doanya Gitu?

Semoga semua makhluk hidup berbahagia adalah doa yang kerap diucapkan umat Buddha
Dalam hampir setiap doa atau puja bakti serta di akhir sesi meditasi umat Buddha, ada satu kalimat yang berulang: "Semoga semua makhluk berbahagia." Ungkapan sederhana ini terdengar lembut, tetapi landasan filosofisnya sangat dalam. Ia lahir dari inti ajaran Buddha yang menggabungkan kesadaran akan dukkha...

Kwan Im Teng: Adaptasi hingga soal KTP di Era Orde Baru

Kwan Im Teng tempat ibadha umat Buddha tertua di Batavia berdiri 1650
Kwan Im Teng merupakan nama-nama tempat ibadah tertua orang Tionghoa yang beragama Buddha. Alasannya, karena dari dulu umat Buddha Tiongkok, Tibet dan negara Asia Timur lainnya sama-sama memuliakan Avalokitesvara (Sansekerta).  Arti dari Avalokitesvara adalah ia yang mengamati dan mendengar suara penderitaan dunia. Diterjemahkan Guan...

Galeri Terbaru

Isyanto, Ketua Umum Institut Nagarjuna memberikan kenang-kenangan kepada narasumber pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia.

Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia Angkatan 1

Tampak Ketua Umum Institut Nagarjuna, Isyanto memberikan kenang-kenangan kepada para narasumber. Adapun para narasumber dalam pembukaan Sekolah Kepemimpinan Buddhis Indonesia adalah Supriyadi (Ditjen Bimas...
Pembina Pengurus dan Pengawas IN pada saat Launching Institut Nagarjuna.

Launching Institut Nagarjuna